Kliping Analisis Berita Regionalisme
Studi Kawasan African Union
Kemampuan tentara AU khususnya
dalam misi penjaga perdamaian , AU selalu menghadapi tantangan khususnya
diwilayah Afrika sendiri. Banyak konflik terjadi di wilayah African Union yang banyak ditimbulkan oleh teror-teror yang
mengaku militan islam dengan nama Al-shabaab [1]. Sejak berdiri
tahun 2002 sebagai pengganti dari OAU (Organization
of African Union) mengingat OAU tidak mampu mengatasi konflik bersenjata
pasca perang dingin serta gagalnya menjaga perdamaian dan mencegah kejahatan
genosida di afrika, AU melakukan upaya yang lebih keras dengan bekerjasama
dengan PBB dan Uni Eropa dalam operasi pemeliharaan perdamaian, dewan keamanan
AU menyoroti Bab VIII Piagam PBB ( khususnya Pasal 52 ) , yang mendorong
organisasi regional untuk bekerja sama dengan PBB dan mengakui peran unggul
dari Dewan Keamanan PBB dalam memelihara perdamaian dan keamanan internasional [2].
Jika ditinjau hingga
sekarang, selama 11 tahun AU berdiri kekuatan militer yang dimilikinya banyak
menghadapi tantangan. Berbagai kerjasama yang pernah dilakukan antara AU – PBB
hingga diimplementasikan dengan AMISOM dan UNAMID[3] belum dapat
mendongkrak kapabilitas militer AU. Mengingat bahwa negara anggota AU yang
berjumlah 53 memang sangat perlu
kordinasi khusus dalam bidang militer, selain itu sumber daya manusia, keuangan
dan logistik antara negara-negara AU sendiri juga kurang memadai sehingga
melemahkan kemampuannya untuk melakukan berbagai operasi militer. Konflik
senjata yang terjadi di Somalia, Libya, dan krisis di Mali adalah beberapa
contoh tentara-tentara AU diterjunkan, namun gejolak pendapat antara negara
anggota dengan dewan keamanan membuat kekuatan militer AU melemah. Inilah yang
menyebabkan mengapa militer AU selalu mengalami kendala di intern Afrika.
Jika
negara-negara Afrika dapat berkomitmen pada
institusi tertinggi yaitu African
Union, keamanan di negara-negara afrika akan lebih terjamin. Konflik
dibeberapa negara Afrika termasuk serangan dari militan jihad Al-shabaab
terjadi karena negara-negara di benua afrika belum memiliki kesadaran untuk
melakukan cooperation dan menyerahkan
kekuasaan mereka pada institusi yang lebih tinggi, tidak lain adalah African Union (AU). Sebagai institusi
beranggotakan 53 negara di afrika fungsi dan peran AU kurang dioptimalkan. AU
memiliki peran yang lebih tinggi luas dari negara, sehingga dengan adanya AU dapat
membuat benua afrika menjalin kerjasama lebih luas baik secara intern maupun secara ekstern. Dengan membangun kemitraan
inilah terutama dalam bidang keamanan dan perdamaian negara di benua afrika
dapat mengurangi konflik antar negara dan juga memerangi para tentara jihad
militan dengan mengatas namakan islam.
Organisasi
regional ini akan akan
melakukan kebijakan-kebijakan serta tindakan yang terstruktur dalam sistem
global untuk mengatur
negara-negara anggota yang ada dalam satu region
Afrika sehingga dapat tercipta stabilitas negara. salah satu keberhasilan AU
dalam tujuannya untuk menciptakan keamanan dan perdamaian di benua afrika
adalah bekerjasama dengan PBB, hal ini jelas bahwa PBB dan Uni Afrika perlu
bekerja sama erat dan lebih terfokus pada bidang-bidang tertentu seprti
politik, sipil, dan militer agar dapat memberikan keamanan di Afrika.
Dengan
terintegrasinya seluruh negara-negara di afrika, militer AU dapat memperoleh standarisasi
pelatihan pasukan untuk keamanan dan perdamaian dari PBB. Hal ini akan
mengurangi konflik di benua afrika dan membuat para militan jera untuk
melakukan teror. Dengan begitu bukan hanya di benua afrika militer AU melakukan
tugasnya, namun dapat mewakili PBB sebagai pasukan PBB dalam menciptakan
keamanan dan perdamaian di dunia.
Negara-negara
anggota harus memiliki inisiatif dan saling merangkul untuk melakukan kerjasama
multilateral antar negara sehingga dapat terwujud African Eunion sebagai pencipta keamanan dan perdamaian. African Union yang bukan hanya untuk
benua Afrika tetapi juga dapat berkontribusi untuk PBB. Dan pada akhirnya
terciptalah kerjasama ekonomi, pendidikan, kebudayaan dan lain sebagainya
seperti organisasi regional Uni Eropa.
[1] Africa, African union news http://www.bbc.co.uk/news/world-africa-24595012 ,diakses pada tanggal 21 oktober 2013
[2] Council on Foreign Relation, African union Security http://www.cfr.org/africa-sub-saharan/african-union-security/p31142 , diakses pada tanggal 21 oktober 2013
[3] AMISOM, African Union Mission in Somalia. UNAMID, African Union-United NationsMission in Dafur
[4] Africa, African union news http://www.bbc.co.uk/news/world-africa-24595012 ,diakses pada tanggal 21 oktober 2013
[5]Council on Foreign Relation, http://www.cfr.org/regional-security/african-unions-conflict-management-capabilities/p26044?cid=ppc-Google-african_union_paper&gclid=CJjdh_6oqLoCFQQ44god_2sAjA diakses pada tanggal 21 oktober 2013 |
No comments:
Post a Comment