Terdapat
dua teori pendekatan dalam Organisasi dan Administrasi Internasional. Yakni
teori pendekatan rezim dan teori pendekatan institusional. Pendekatan Rezim,
adalah sebuah pendekatan yang lebih fokus pada aturan, prinsip, norma, decision making, dan isu-isu yang
spesifik (kreshner). efek perilaku
organisasi internasional fokus terhadap
aktor lain, terutama pada negara. Elemen terpenting dalam pendekatan rezim berfokus pada harapan para
aktor. Sedangkan, Pendekatan institusional melihat apa yang terjadi dalam
organisasi internasional tertentu, bukan pada pengaruhnya terhadap pelaku
lainnya.
Teori
pendekatan rezim adalah teori pendekatan
yang memungkinkan kita untuk menganalisis dan melihat proses yang ada serta
dinamika perkembangan organisasi internasional dalam mempengaruhi negara.
menurut Stephen D. Kreshner dalam organisasi internasional jika ditinjau dari
teori rezim bagaimana para anggota memenuhi kepatuhan dan ketaantan untuk tetap
berpegang teguh pada aturan, prinsip, norma, decision making, dan isu-isu yang lebih spesifik. Teori rezim
memiliki ciri-ciri struktural yang dibagi menjadi 2, yakni secara formal dan
secara informal. Secara formal teori ini mengamati pada legislatif suatu
negara, yang kedua adalah pada kerangka kerja suatu lembaga, dan terakhir
adalah kondisi birokrasi dalam pemerintahan. Secara informal ciri-ciri rezim
lebih fokus terhadap jaringan dn interaksi organisasi dalam melestarikan norma
yang ada. Menciptakan shared value and meaning diantara anggota. Yang ketiga adalah dalam
derajad tertentu rezim mampu mempengaruhi perilaku anggota dengan cara
memberikan paksaan mengenai perilaku. Selanjutnya rezim mempengaruhi tingkah
laku anggota melalui logic of
appropriatnes.rezim adalah sesuatu yang menyatu dengan Sistem Internasional
sehingga perilaku terkait tidak saling melepaskan diri.
Dalam teori pendekatan institusional lebih melihat struktur
secara formal, organisasi, hirarki birokrasi, dan organisasi internasional. Yang
dibahas dalam pendekatan ini adalah menganalisis hal-hal yang terdapat dalam
perjanjian internasional. Pendekatan
institusi dilakukan berdasarkan mengapa dan bagaimana organisasi internasional
dapat terbentuk hingga anggota dalam organisasi dapat berkumpul. Selain itu
pendekatan Institusi juga mengamati tentang bagaimana organisasi membuat
keputusan, pemilihan struktur dalam organisasi serta dampak-dampak yang terjadi
suatu organisasi terbentuk.
No comments:
Post a Comment