11/10/13

PENDEKATAN DALAM ORGANISASI DAN ADMINISTRASI INTERNASIONAL


Terdapat dua teori pendekatan dalam Organisasi dan Administrasi Internasional. Yakni teori pendekatan rezim dan teori pendekatan institusional. Pendekatan Rezim, adalah sebuah pendekatan yang lebih fokus pada aturan, prinsip, norma, decision making, dan isu-isu yang spesifik (kreshner).  efek perilaku organisasi internasional fokus  terhadap aktor lain, terutama pada negara. Elemen terpenting dalam  pendekatan rezim berfokus pada harapan para aktor. Sedangkan, Pendekatan institusional melihat apa yang terjadi dalam
organisasi internasional tertentu, bukan pada pengaruhnya terhadap pelaku lainnya.
Teori pendekatan rezim adalah teori pendekatan yang memungkinkan kita untuk menganalisis dan melihat proses yang ada serta dinamika perkembangan organisasi internasional dalam mempengaruhi negara. menurut Stephen D. Kreshner dalam organisasi internasional jika ditinjau dari teori rezim bagaimana para anggota memenuhi kepatuhan dan ketaantan untuk tetap berpegang teguh pada aturan, prinsip, norma, decision making, dan isu-isu yang lebih spesifik. Teori rezim memiliki ciri-ciri struktural yang dibagi menjadi 2, yakni secara formal dan secara informal. Secara formal teori ini mengamati pada legislatif suatu negara, yang kedua adalah pada kerangka kerja suatu lembaga, dan terakhir adalah kondisi birokrasi dalam pemerintahan. Secara informal ciri-ciri rezim lebih fokus terhadap jaringan dn interaksi organisasi dalam melestarikan norma yang ada. Menciptakan shared value and meaning  diantara anggota. Yang ketiga adalah dalam derajad tertentu rezim mampu mempengaruhi perilaku anggota dengan cara memberikan paksaan mengenai perilaku. Selanjutnya rezim mempengaruhi tingkah laku anggota melalui logic of appropriatnes.rezim adalah sesuatu yang menyatu dengan Sistem Internasional sehingga perilaku terkait tidak saling melepaskan diri.
Dalam teori pendekatan institusional lebih melihat struktur secara formal, organisasi, hirarki birokrasi, dan organisasi internasional. Yang dibahas dalam pendekatan ini adalah menganalisis hal-hal yang terdapat dalam perjanjian internasional.  Pendekatan institusi dilakukan berdasarkan mengapa dan bagaimana organisasi internasional dapat terbentuk hingga anggota dalam organisasi dapat berkumpul. Selain itu pendekatan Institusi juga mengamati tentang bagaimana organisasi membuat keputusan, pemilihan struktur dalam organisasi serta dampak-dampak yang terjadi suatu organisasi terbentuk.

No comments:

Post a Comment